Minggu, 10 April 2016

bermain di pantai kenjeran, 3 anak terbawa arus pasang

Ketenangan  wisata  Pantai Kenjeran sontak berubah drastis lantaran dihebohkan dengan tenggelamnya tiga anak di pintu air Suramadu, Kelurahan Tambak Wedi,  Kecamatan  Kenjeran. Tepatnya, lokasi kejadian itu berada di samping Tol Suramadu sisi sebelah kanan, sekitar pukul 09.00 WIB, kemarin (9/4). Beruntung  dua  bocah yang  bernama  Alvin  Ramadani,  11,  warga  Tenggumung Wetan Kemuning Nomor 3, dan Nauval, 13, warga   Bulak   Banteng Baru, Gang Anggrek Nomor  28  dapat  diselamatkan warga. Namun nahas bagi  M.  Nur  Salim,  16. Warga  Tenggumung  Wetan  Gang  Kemuning  ini tidak dapat terselamatkan dan terbawa arus laut pasang Pantai Kenjeran. http://harga.web.id/daftar-harga-modem-murah-dan-cepat-ex-bundling.info
Berdasarkan keterangan saksi Zakaria, 40, saat itu ketiga  anak  sedang  memancing bersama keluarga didekat lokasi kejadian. Dia mengaku melihat tiga anak sedang bermain berenang  di  pinggir  pintu air. Tidak lama berselang, ketiga anak tersebut terseret air laut yang sedang pasang.  Melihat  korban melambaikan tangan dan meminta pertolongan, Zakaria  yang  merupakan anggota TNI AL yang berpakaian  preman,  segera menolong ketiga korban. “Dua   korban   selamat dibawa  ke  Polsek  Kenjeran  untuk  dimintai  keterangan. Kendati, satu korban  masih  dalam  proses evakuasi,”  kata  Zakaria kepada  Radar  Surabaya.
Sementara itu, ibu korban bernama Misriah, 40, saat berada  di  lokasi  kejadian tak kuasa menahan tangis. Terlihat  air  mata  mengucur deras dari pipi wanita paruh baya ini.”Ya Allah..., anakku....  Sudah  diberitahu  jangan  main  ke  sini (Pantai  Kenjeran)  tetap saja bandel,” teriak wanita berpakaian cokelat ini. Dia  mengungkapkan, sebelumnya kejadian, korban sempat pamit hendak bermain play station (PS) dan  meminta  uang  sebesar Rp 2.000. Namun, Misriah  membenarkan jika korban kerap bermain ke Pantai Kenjeran.
 ”Tadi nggak pamit kalau mau  main  ke  sini.  Saya tahunya  itu  pamit  mau bermain PS,” ujarnya lirih sembari dengan isak tangis. Sementara itu, Kanit Reskrim  Polsek  Kenjeran Ajun   Komisaris   Polisi (AKP) Buanis Yudo Haryono mengatakan, pihaknya masih meminta keterangan dari kedua korban selamat. Dengan didampingi masing-masing   kedua orang tua korban, petugas melakukan pemeriksaan, “Awalnya,  ketiga  anak tersebut hendak mencari ikan. Namun melihat mimi seperti kura, dipinggir lalu dikejar  oleh  ketiganya. Sampai  ditengah  ketiga korban tenggelam dan meminta tolong,” ceritanya. Dia    menambahakan kedua korban tidak mengalami  luka  sedikit  pun, namun  hanya  menderita shock. Usai dilakukan pemeriksaan, kedua korban selamat tersebut diperbolehkan pulang.
“Untuk korban Nur Salim,  setelah  dilakukan pencarian selama sekitar tujuh  jam  jasadnya  ditemukan  oleh  Satlak  PBP (Satuan    Pelaksanaan Penanggulangan Bencana dan Pengungsian), dibantu oleh TNI dan Pol Air,” kata Yudo.

sumber: radar surabaya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar